Thursday, January 9, 2020

CIRI KABEL VGA YANG RUSAK

4 Ciri-Ciri VGA Rusak dan Cara Diagnosanya

MINGGU,12 JANUARI 2020

Assalamualaikum wr.wb
   Saya akan menjelaskan tentang ciri kabel vga yang rusak.

Video Graphic Adapter disingkat VGA merupakan salah satu komponen penting dalam perangkat komputer. Betapa tidak, tanpa adanya VGA informasi yang diproses tidak akan ditampilkan secara visual pada layar monitor. VGA memang bertanggung-jawab atas kualitas visual suatu perangkat komputer, bahkan beberapa orang menjadikan kualitas VGA sebagai pertimbangan utama dalam menentukan kualitas suatu perangkat komputer, sebut saja seorang graphic designer yang membutuhkan kualitas VGA yang tinggi untuk memadu-padankan warna yang begitu kompleks dan detail serta variatif tentu hasil kerjanya akan sangat bergantung pada keakuratan VGA dalam menampilkan suatu hasil karya yang sesuai dengan yang diharapkan.

Kualitas VGA juga sangat dibutuhkan untuk para gamer, sebagaimana sudah menjadi tren game masa kini yang menyajikan kualitas grafis luar biasa seperti karakter 3D manusia dengan tekstur yang detail serta gerakan yang mirip dengan aslinya, tentunya hal tersebut membutuhkan VGA yang mumpuni untuk memenuhi kebutuhan grafis tersebut. Mengingat betapa pentingnya VGA pada komputer kita, ada baiknya kita mengenal ciri-ciri kerusakan pada VGA sehingga kita dapat mengambil langkah preventif untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.

Lakukan diagnosa kerusakan

Mari kita amati contoh-contoh kasus berikut, mungkin ada yang relefan dengan yang (pernah) Anda alami:

1. Kasus pertama

Saat Anda menekan tombol power pada komputer, komputer menyala (ditandai dengan lampu indikator power atau lampu indikator hard disk drive yang menyala, atau lampu indikator pada keyboard menyala atau cooler processor/cooler (kipas) lain dalam komputer yang berputar atau mungkin indikator lain yang menandakan komputer sudah menyala) dan monitor juga sudah menyala namun monitor tidak menampilkan apapun (hanya layar hitam yang tampil) bahkan masuk ke BIOS pun tidak bisa, jika hal tersebut terjadi maka ada beberapa kemungkinan sebagai berikut:

Jika Anda menggunakan VGA Card, kemungkinan VGA Card tersebut tidak terpasang dengan baik (mungkin kurang tepat). Matikan komputer lalu cabut VGA Card, kemudian pasangkan kembali dengan hati-hati dan pastikan terpasang dengan benar. Jika VGA Card sudah terpasang dengan baik namun masih tetap mengalami gejala seperti diatas, mungkin VGA Card yang Anda gunakan bentrok dengan VGA OnBoard pada motherboard, Anda harus men-disable fungsi VGA OnBoard dari BIOS. Jika VGA Card sudah terpasang dengan baik dan VGA OnBoard sudah di-disabled, maka kemungkinan slot VGA Card-nya rusak atau mungkin juga VGA Card-nya yang rusak. 

Kasus diatas mungkin juga disebabkan oleh RAM yang rusak, processor yang rusak, atau BIOS yang rusak karena gejala awalnya sama, komputer tidak dapat masuk bahkan ke BIOS sekalipun.()

2. Kasus kedua

Setelah komputer menyala, monitor menampilkan tampilan logo atau teks dan BIOS dapat diakses, namun tidak berfungsi dengan baik (bahkan blank) setelah masuk ke sistem operasi Windows:

Kemungkinan pertama adalah driver VGA Card yang belum terinstall atau crash (karena virus atau penyebab lain), bentrok dengan driver lain (biasanya terjadi saat Anda mangupgrade VGA Card dan menginstall driver VGA Card lain), uninstall kemudian re-install driver VGA Card (jika memungkinkan) merupakan solusi yang paling sederhana.Mungkin juga VGA Card yang Anda gunakan telah di over-clock sehingga motherboard mengalami kelebihan beban (khususnya chipset dan slot PCI/PCI Express (slot VGA Card)) sehingga Anda diharuskan mengembalikan clock-nya ke ukuran default.

Gejala ini memang kemungkinan besar disebabkan oleh driver VGA Card sehingga fungsi VGA Card tidak dikenali dan dikendalikan oleh sistem operasi Windows (jika Anda bukan pengguna sistem operasi Windows, cari driver VGA Card yang sesuai untuk perangkat dan sistem operasinya, perhatikan juga arsitektur processor-nya (32bit atau 64bit).

3. Kasus ketiga

Komputer menyala dan VGA Card bekerja dengan baik, namun resolusi tidak maksimal (misalnya mentok di 1024×768, tidak bisa lebih padahal pilihannya tersedia):

Mungkin monitor yang Anda gunakan tidak mendukung resolusi diatas 1024×768 (atau resolusi lain), periksa kembali spesifikasi monitornya sebelum menarik kesimpulan bahwa VGA yang rusak, upgrade VGA Card atau upgrade motherboard (diikuti dengan upgrade VGA OnBoard) harus pula diimbangi dengan upgrade komponen lain seperti (mungkin saja) PowerSupply dan Monitor.Jika spesifikasi monitor dipastikan mendukung resolusi yang diinginkan, namun masalah seperti kasus diatas tetap terjadi, maka kemungkinan terjadi ketidak-sesuaian antara driver yang terinstall dengan sistem operasi yang digunakan, sistem operasi yang terupdate harus diimbangi dengan update pada driver (termasuk driver VGA).

4. Kasus keempat

VGA mengalami artefak, artefak? Ya, tampilan layar monitor tampak bertekstur berupa garis, titik warna-warni (hanya satu warna namun tidak selalu sama), namun monitor masih dalam keadaan baik. Dengan kata lain tekstur “artefak” yang dimaksud bukan terjadi pada hardware monitor atau VGA Card namun hanya pada saat monitor menyala.
Selain itu komputer menjadi sering “not responding” atau “freeze”, cursor menjadi “berat” saat bergeser, atau monitor sering mati-menyala dengan sendirinya (dalam keadaan komputer masih hidup).

Kemungkinan socket VGA Card (jika Anda menggunakan VGA Card) yang “berkerak”, cabut VGA Card dan bersihkan kerak pada socket (kaki) VGA Card dengan penghapus pensil, pastikan penghapus tersebut berbahan karet yang halus.Jika solusi pertama tidak mengatasi masalah, mungkin slot VGA Card yang kotor (kemasukan debu atau sejenisnya), tiup dengan alat khusus, ingat!!! Jangan membersihkan dengan memasukkan benda seperti obeng kedalam slot VGA Card, gunakan vacum cleaner mini (jika memungkinkan), vacum cleaner mini banyak dijual di toko online atau toko komputer.

Kesimpulan:

Berdasarkan pembahasan sebagaimana terurai diatas, kita dapat menarik kesimpulan mengenai ciri-ciri VGA rusak, diantaranya:

Monitor tidak menampilkan apapun (hanya layar hitam saja), bahkan tidak dapat mengakses BIOS.Dapat masuk ke BIOS namun VGA tidak berfungsi setelah masuk ke sistem operasi.  Resolusi tidak dapat maksimal (misalnya mentok di 1024×678), atau mungkin kualitas warna (color quality) yang mentok di 16bit. Terdapat artefak pada tampilan layar monitor, kinerja grafis serasa berat, cursor sering freeze, windows sering not responding.

Semoga pembahasan kita kali ini bermanfaat, ingat bahwa komputer merupakan suatu sistem, artinya suatu komponen mempengaruhi komponen lain (saling ketergantungan), sehingga kerusakan suatu komponen dapat menyebabkan komponen lain tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan kata lain, gejala-gejala diatas tidak selalu murni disebabkan oleh VGA yang rusak namun mungkin komponen lain, amati dengan seksama gejala yang timbul sebelum memutuskan untuk membeli komponen baru.
  Sekian penjelasan dari saya .
Wassalamualaikum wr.wb

No comments:

Post a Comment